Kamis, 17 Maret 2011

Kenapa Gempa Jepang Bisa Sedahsyat Itu?

Para ilmuwan khususnya pakar kegempaan di berbagai belahan dunia masih terus menganalisis pemicu gempa dahsyat berkekuatan 9 yang mengguncang Jepang, Jumat (11/3/2011). Gempa dengan kekuatan sebesar itu memang jauh di atas prediksi para ahli.

Sepanjang sejarah pencatatan gempa secara intensif, gempa tersebut merupakan yang paling kuat. Gempa dengan kekuatan yang hampir setara terakhir terjadi lebih dari 1.000 tahun lalu, yakni gempa pada tahun 869 yang diperkirakan berkekuatan 8,4 skala Richter.

Inilah yang membuat para pakar masih terus penasaran kenapa gempa tersebut bisa sebesar itu?

Professor Yugi Yaji dari Universitas Tsukuba berpendapat, gempa yang diberi nama resmi gempa Tohoku-Chiho Taiheiyo-Oki terjadi akibat pergerakan di beberapa area sekitar sumber energi gempa (focal point) secara bersama-sama. Menurutnya, hal tersebut yang mungkin bisa menimbulkan kekuatan gempa yang hanya bisa terjadi tiap sekitar 1.000 tahun sekali.

Gempa tersebut terjadi di zona subduksi atau pertemuan lempeng akibat dipicu pergerakan Lempeng Pasifik yang mendesak Lempeng Amerika Utara. Lempeng Pasifik yang tak kuat menahan desakan tersebut akhirnya roboh.

"Bagian yang runtuh sepanjang 500 kilometer dan selebar 100 kilometer jatuh hingga setinggi 8 meter. Beberapa area di Prefektur Fukushima sangat tegang, bisa diduga bahwa beberapa wilayah bergerak bersamaan," katanya.

Yaji mengatakan, gempa akibat mekanisme ini bukanlah yang pertama kali terjadi. Gempa Cile yang terjadi pada tahun 1960 dan gempa Sumatera yang terjadi 26 Desember 2004 juga disebabkan oleh mekanisme serupa.

Para ahli sendiri sebenarnya telah memperkirakan gempa dahsyat akan terjadi di wilayah sekitar zona tersebut, namun diperkirakan hanya berkekuatan 7,5-8 skala Richter. Namun, gempa yang terjadi Jumat kemarin ternyata lebih besar dengan energi seismik 90 kali lebih besar dari perkiraan. Energi seismik yang dilepaskan dalam gempa tersebut 180 kali lebih besar dari gempa besar Hanshim yang menghancurkan Kobe tahun 1995 dan menimbulkan korban jiwa 6.000 orang.

Takashi Furumura, profesor dari Universitas Tokyo, mengatakan, gempa Jumat kemarin bisa jadi gempa maksimum yang mengguncang Jepang. Gempa tersebut mungkin didorong gempa bermagnitude 7,2 yang mengguncang Miyagi Agustus 2005 lalu. Sebab berdekatan dengan pusat gempa tersebut adalah pusat gempa Miyagi.

Para pakar kegempaan Jepang kini pun masih terus memantau dampah gempa raksasa tersebut. Meski diperkirakan tak akan muncul gempa sebesar itu lagi dalam waktu dekat, perubahan struktur lempeng tersebut dapat mengaktifkan patahan-patahan di sekitarnya dan memicu gempa berikutnya. Tak hanya gempa susulan, tapi juga gempa di daratan.

Gempa Jepang Timbulkan Tsunami 4 Meter

Gempa dahsyat berkekuatan 8,9 menghantam timur laut Jepang, Jumat siang, dan menyebabkan banyak korban, kebakaran, dan tsunami sekitar 4 meter di sepanjang pantai negara itu. Demikian dilaporkan televisi NHK dan saksi.

Setelah gempa berkekuatan 8,9 itu, terjadi sejumlah gempa susulan yang juga kuat dan memicu peringatan tsunami setinggi 10 meter. Gempa tersebut menyebabkan bangunan terguncang di ibu kota Tokyo.

Gambar-gambar televisi menunjukkan terjangan bah yang membawa puing-puing bangunan. Televisi NHK memperlihatkan kobaran api dan asap hitam mengepul dari sebuah bangunan di Odaiba, daerah pinggiran Tokyo. Kereta api cepat di utara negara itu pun dihentikan.

Asap hitam juga membubung dari kawasan industri di daerah Yokohama Isogo. Tayangan televisi menunjukkan bahwa perahu, mobil, dan truk mengambang di air setelah tsunami menghantam kota Kamaichi di utara Jepang. Sebuah jembatan, lokasinya tidak diketahui, tampak telah runtuh ke dalam air. Kyodo mengatakan, ada laporan tentang kebakaran di kota Sendai di timur laut.

"Bangunan ini berguncang untuk waktu yang terasa lama dan banyak orang di ruang berita meraih helm mereka dan beberapa masuk ke bawah meja," kata koresponden Reuters, Linda Sieg, di Tokyo. "Mungkin ini gempa terburuk yang saya rasakan sejak saya datang ke Jepang lebih dari 20 tahun lalu." Para penumpang di jalur kereta bawah tanah di Tokyo menjerit. Goncangannya sangat kuat dan sangat sulit bagi orang untuk tetap berdiri," kata wartawan Reuters, Mariko Katsumura.

Ratusan pekerja kantor dan pengunjung toko tumpah ke jalan Hitotsugi di pusat perbelanjaan di Akasaka, pusat kota Tokyo.

Badan Survei Geologi AS (USGS) sebelumnya menyatakan bahwa gempa tersebut berkekuatan 7,9 dan berpusat di kedalaman 24,3 km sekitar 130 km di sebelah timur Sendai, di pulau utama Honshu. Namun, badan itu kemudian menyatakan bahwa gempa berkekuatan 8,9.

Pantai Pasifik di timur laut Jepang, yang disebut Sanriku, telah menderita akibat gempa dan tsunami pada masa yang lalu. Rabu lalu, daerah itu dilanda gempa berkekuatan 7,2 SR. Tahun 1933, gempa berkekuatan 8,1 SR di daerah tersebut menewaskan lebih dari 3.000 orang.

Gempa bumi merupakan hal biasa di Jepang, salah satu daerah seismik paling aktif di dunia. Sekitar 20 persen gempa berkekuatan 6,0 SR atau lebih terjadi di Jepang.

PENGANTAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

PENGANTAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN


A. LATAR BELAKANG PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
Perjalanan panjang bangsa Indonesia yang dimulai sejak era sebelum dan sesudah penjajahan, kemudian dilanjutkan dengan era perebutan dan mempertahankan kemerdekaan sampai era pengisian kemerdekaan menimbulkan kondisi dan tuntutan yang berbeda sesuai jamannya.
Semangat pejuangan bangsa yang telah ditunjukkan kepada kemerdekaan 17 agustus 1945 tersebut dilandasi oleh keimanan serta ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dan keikhlasan untuk berkorban. Selain itu nilai-nilai perjuangan bangsa masih relevan dalam memecahkan permasalahan dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara serta terbukti keandalannya.
Nilai-nilai perjuangan itu kini telah mengalami pasang surut sesuai dengan dinamika kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Semangat perjuangan bangsa telah mengalami penurunan pada titik yang kritis. Halini disebabkan diantara lain oleh pengaruh globalisasi.
Globalisasi juga disebabkan oleh pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi, khususnya di bidang informasi, komunikasi, transportasi. Hingga membuat dunia menjadi transparan dan seolah-olah menjadi sebuah kampung tanpa mengenal batas Negara.

B. KOMPETENSI YANG DIHARAPKAN
Masyarakat dan pemerintah suatu Negara harus berupata untuk menjamin kelangsungan hidup serta kehidupan generasi penerusnya secara berguna. Generasi penerus melalui pendidikan kewarganegaraan mampu mengantisipasi hari depan yang senantiasa berubah dan selalu terkait dengan konteks dinamika budaya, bangsa, Negara, dan hubungan internasional serta memiliki wawasan kesadaran bernegara untuk bela Negara dan memiliki pola pikir,pola sikap, dan perilaku sebagai pola tindak yang cinta tanah air bedasar Pancasila. Semua itu dilakukan demi tetap utuh dan tegaknya Negara keastuan republik Indonesia
Hak dan kewajiban warga Negara republik Indonesia harus menguasai ilmu pengetahuan dan tekhnologi serta seni yang merupakan misiadalah tanggung jawab pendidikan kewarganegaraan untuk menumbuhkan wawasan warga Negara dalam hal persahabatan, pengertian antar bangsa, perdamaian dunia, kesadaran bela Negara, dan sikap serta perilaku yang bersendikan nilai-nilai budaya bangsa.
Melalui pendidikan kewarganegaraan warga Negara Republik Indonesia mampu “memahami, menganalisa, dan menjawab masalah-masalah yang dihadapi oleh masyarakat, bangsa dan Negaranya secara konsisten dan berkesinambungan sesuai dengan cita-cita dan tujuan nasional seperti digariskan dalam pembukaan UUD 1945”.

C. PENGERTIAN DAN PEMAHAMAN TENTANG BANGSA DAN NEGARA
“Negara” adalah organisasi dari sekelompok atau beberapa kelompok manusia yang sama-sama mendiami satu wilayah tertentu dan mengetahui adanya satu pemerintahan yang mengatur tata tertib serta keselamatan kelompok atau beberpa kelompok manusia tersebut.
“Negara” juga dapat dikatan sebagai suatu perserikatan yang melaksanakan suatu pemerintahan melaui hokum yang mengikat masyarakat dengan kekuasaan untuk memaksa bagi ketertiban sosial.

1) Teori terbentuknya Negara
a) Teori Hukum Alam (Plato dan Aristoteles)

Kondisi Alam → Berkembangnya Manusia → Tumbuh negara

b) Teori Ketuhanan
Segala sesuatu adalah ciptaan Tuhan, termasuk adanya negara

c) Teori Perjanjian (Thomas Hobbes)
Manusia menghadapi kondisi alam,mengalami perpecahan dan kemudian bersatu
kembali

2) Unsur Negara
a) Konstitutif
Negara meliputi wilayah darat, udara dan perairan. Rakyat atau masyarakat dan pemerintahan yang berdaulat.

b) Deklaratif
Negara mempunyai tujuan, undang-undang dasar, dan adanya pengakuan dari
bangsa lain.dan ikut dalam perhimpunan bangsa-bangsa.

3) Bentuk Negara

a) Negara Kesatuan.
1. Negara kesatuan dengan sistem sentralisasi.
2. Negara kesatuan dengan sistem desentralisasi.

b) Negara Serikat, yaitu Negara yang mempunyai Negara bagian didalam Negara
yang berdaulat.


D) NEGARA DAN WARGA NEGARA DALAM SISTEM KENEGARAAN DI
INDONESIA

Negara kesatuan republik Indonesia adalah Negara yang berdaulat yang mendapatkan pengakuan dari dunia Internasional dan menjadi anggota PBB. Hak asasi warganya sebagai manusia secara individual berdasarkan ketentuan yang berlaku di Indonesia dan sistem kenegaraan yang digunakan.




1) Proses Bangsa yang Menegara

Proses Negara yang menegara memberikan gambaran bagaimana tentang terbentuknya bangsa dimana sekelompok manusia yang berada didalamnya merasa sebagai bagian dari suatu bangsa.
Secara ringkas,proses tersebut sebagai berikut:
a) Perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia.
b) Proklamasi atau pintu gerbang Kemerdekaan.
c) Keadaan bernegara yang nilai-nilai dasarnya adalah merdeka, bersatu, berdaulat, adil
dan makmur.

Proses bangsa yang menegara di Indonesia diawali adanya pengakuan yang sama atas kebenaran hakiki kesejarahan. Dan kebenaran yang dimaksud adalah:
a) Kebenaran yang berasal dari Tuhan pencipta alam semesta.
b) Kesejarahan.


2) Pemahaman Hak dan Kewajiban warga Negara

a) Hak warga Negara
hak-hak asasi manusia mencakup:
1. hak untuk menjadi warga Negara (pasal 26)
2. hak atas kedudukan yang sama dalam hukum (pasal 27 ayat 1)
3. hak atas kedudukan yang sama dalam pemerintahan (pasal 27 ayat 1)
4. hak atas penghidupan yang layak (pasal 27 ayat 2)
5. hak bela Negara (pasal 27 ayat 3)
6. hak untuk hidup (pasal 28A)
7. hak memperoleh keadilan hukum (pasal 28D ayat 1)
8. hak status kewarganegaraan (pasal 28D ayat 4)
9. hak kebebasan untuk memeluk suatu agama (pasal 28E ayat 1)
10. hak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi (pasal 28F)

b) Kewajiban warga Negara antaralain:
1. Melaksanakan aturan hukum.
2. Menghargai Hak orang lain.
3. Membayar pajak.
4. Bersedia untuk mengikuti wajib militer dan lain-lain.


c) Tanggung Jawab warga Negara
1. Mewujudkan kepentingan nasional.
2. Ikut terlibat dalam dalam memecahkan persoalan bangsa.
3. Memelihara dan memperbaiki demokrasi



d) Peran warga Negara
1. Memnjunjung tinggi hukum dan pemerintahan.
2. Berpartisipasi aktif dalam pembangunan nasional.
3. Mengembangkan IPTEK yang didasari oleh iman dan takwa.
4. Menciptakan kerukunan Umat beragama.
5. Ikut serta memajukan pendidikan nasional..
6. Mempertahankan kemerdekaan dan dan kedaulatan Negara.
7. Menjaga keselamatan bangsa dari ancaman pihak luar.


E) PEMAHAMAN TENTANG DEMOKRASI

1. Konsep Demokrasi
Demokrasi adalah sebuah bentuk kekuasaan (cratein) dari, oleh dan untuk rakyat

2. Bentuk Demokrasi Dalam Pengertian Sistem Pemerintahan Negara
Ada dua bentuk demokrasi dalam pemerintahan Negara, antaralain :

a) Pemerintahan Monarki (monarki mutlak, monarki konstitusional dan
monarki parlementer)
b) Pemerintahan Republik : berasal dari bahasa latin, “res” yang artinya
pemerintahan, dan “publica” yang berarti rakyat. Dengan demikian dapat
diartikan sebagai pemerintahan yang dijalankan oleh dan untuk orang
banyak.

Menurut John Locke, kekuasaan pemerintahan Negara dipisahkan menjadi
tiga, yaitu:
a) Kekuasaan Legislatif (Kekuasaan untuk membuat undang-undang
yang dijalankan oleh parlemen
b) Kekuasaan Eksekutif (Kekuasaan untuk menjalankan undang-undang
yang dijalankan pemerintahan)
c) Kekuasaan Federatif (Kekuasaan untuk menyatakan perang dan
damai),sedangkan Kekuasaan Yudikatif (mengadili) yang merupakan
bagian dari kekuasaan eksekutif.

Kemudian Montesque (Trias Politica) menyatakan bahwa kekuasaan Negara harus dibagi dan dilaksanakan oleh tiga orang atau lembaga yang berbeda-beda dan terpisah satu dengan yang lainnya.

a) Badan Legislatif (Kekuasaan membuat undang-undang)
b) Badan Eksekutif (Kekuasaan menjalankan undang-undang)
c) Badan Yudikatif (kekuasaan untuk mengawasi jalannya pelaksanaan undang-
undang).



3) Klasifikasi Sistem Pemerintahan
a) Sistem Kepartaian
b) Sistem Pengisian Jabatan pemegang kekuasaan Negara.
c) Hubungan antar pemegang jabatan.
Mengenai model system pemerintahan Negara, ada 4 macam, yaitu:
a) Sistem pemerintahan Diktator
b) Sistem pemerintahan Parlementer.
c) Sistem pemerintahan Presidensial
d) Sistem pemerintahan Campuran.


F) PRINSIP DASAR PEMERINTAHAN REPUBLIK INDONESIA
Pancasila merupakan pandangan hidup dan jiwa bangsa , kepribadian bangsa, tujuan dan cita-cita hukum Indonesia. Kekuasaan yang tertinggi ada di tangan MPR, Presiden adalah penyelenggara pemerintahan tertinggi dibawah MPR. Presiden tidak bertanggung jawab atas DPR. Dan kekuasaan kepala negara tidak terbatas. Dalam menjalankan tugasnya,Presiden dibantu oleh badan pelaksanaan pemerintahan yang berdasarkan tugas dan fungsi dibagi menjadi:

a) Departemen beserta aparat dibawahnya.
b) Lembaga Pemerintahan bukan Departemen
c) Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Sedangkan pembagian berdasarkan kewilayahannya dan tingkat pemerintahannya adalah:

a) Pemerintah Pusat.
b) Pemerintah Wilayah.
c) Pemerintah Daerah.

Penyelenggaraan kekuasaan adalah rakyat yang membagi kekuasaan menjadi lima yaitu:

1) Kekuasaan tertinngi diberikan oleh rakyat kepada MPR.
2) DPR sebagai pembuat undang-undang.
3) Presiden sebagai penyelenggara pemerintahan.
4) Mahkamah agung sebagai lembaga peradilan dan penguji undang-undang
5) BPK sebagai lembaga yang mengaudit keuangan Negara.

Kamis, 10 Maret 2011

Kedudukan Wawasan Nusantara

Kedudukan Wawasan Nusantara

Wawasan Nusantara merupakan ajaran yang diyakini kebenarannya oleh seluruh rakyat dengan tujuan agar tidak terjadi penyesatan dan penyimpangan dalam rangka mencapai dan mewujudkan tujuan nasional.
Wawasan Nusantara dalam paradigma nasional dapat dilihat dari hirarkhi paradigma nasional sbb:
Pancasila (dasar negara) =>Landasan Idiil
UUD 1945 (Konstitusi negara) =>Landasan Konstitusional
Wasantara (Visi bangsa) =>Landasan Visional
Ketahanan Nasional (KonsepsiBangsa) =>Landasan Konsepsional
GBHN (Kebijaksanaan Dasar Bangsa) =>Landasan Operasional
Fungsi Wawasan Nusantara adalah pedoman, motivasi, dorongan serta rambu-rambu dalam menentukan segala kebijaksanaan, keputusan, tindakan dan perbuatan, baik bagi penyelenggara negara di tingkat pusat dan daerah maupun bagi seluruh rakyat dalam kehidupan bermasyarakat, bernegara dan berbangsa.

Tujuan Wawasan Nusantara adalah mewujudkan nasionalisme yang tinggi di segala bidang dari rakyat Indonesia yang lebih mengutamakan kepentingan nasional dari pada kepentingan orang perorangan, kelompok, golongan, suku bangsa/daerah.

I. Implementasi Wawasan Nusantara

Penerapan Wawasan Nusantara harus tercermin pada pola pikir, pola sikap dan pola tindak yang senantiasa mendahulukan kepentingan negara.

a. Implementasi dalam kehidupan politik,
b. Implementasi dalam kehidupan Ekonomi,
c. Implementasi dalam kehidupan Sosial Budaya,
d. Implementasi dalam kehidupan Pertahanan Keamanan,

Prospek Implementasi Wawasan Nusantara

Berdasarkan beberapa teori mengemukakan pandangan global sbb:
Global Paradox menyatakan negara harus mampu memberikan peranan sebesar-besarnya kepada rakyatnya.
Borderless World dan The End of Nation State menyatakan batas wilayah geografi relatif tetap, tetapi kekuatan ekonomi dan budaya global akan menembus batas tsb. Pemerintah daerah perlu diberi peranan lebih berarti.
The Future of Capitalism menyatakan strategi baru kapitalisme adalah mengupayakan keseimbangan antara kepentingan individu dengan masyarakat serta antara negara maju dengan negara berkembang.
Building Win Win World (Henderson) menyatakan perlu ada perubahan nuansa perang ekonomi, menjadikan masyarakat dunia yang lebih bekerjasama, memanfaatkan teknologi yang bersih lingkungan serta pemerintahan yang demokratis.
The Second Curve (Ian Morison) menyatakan dalam era baru timbul adanya peranan yang lebih besar dari pasar, peranan konsumen dan teknologi baru yang mengantar terwujudnya masyarakat baru.

Keberhasilan Implementasi Wasantara

Diperlukan kesadaran WNI untuk :
Mengerti, memahami, menghayati tentang hak dan kewajiban warganegara serta hubungan warganegara dengan negara, sehingga sadar sebagai bangsa Indonesia.
Mengerti, memahami, menghayati tentang bangsa yang telah menegara, bahwa dalam menyelenggarakan kehidupan memerlukan konsepsi wawasan nusantara sehingga sadar sebagai warga negara yang memiliki cara pandang. Agar ke-2 hal dapat terwujud diperlukan sosialisasi dengan program yang teratur, terjadwal dan terarah.

Senin, 07 Maret 2011

macam macam konsep wawasan nusantara

Wawasan Keuatan

Sehubungan dengan konsep geopolitik sebagai suatu wawasan, yang berintikan pada kekuatan, maka pelu juga diketahui beberapa konsep tentang kekuatan. Kekuatan sebagai suatu wawasan dapat dibedakan menjadi empat macam, yaitu (1) wawasan benua, (2) wawasan bahari, (3) wawasan dirgantara, (4) wawasan kombinasi. Wawasan kombinasi yang memengaruhi juga wawasan Nusantara sebagai wawasan kekuatan.

1) Wawasan Benua. Wawasan benua mendasarkan pada konsep kekuatan di darat, yang dikemukakan oleh Sir Halford Mackinder (1861-1947) dan Karl Haushofer. Menurut pendapat mereka, negara yang menguasai daerah Eropa Timur maka akan menguasai jantung yang berarti menguasai pulau dunia (Eurasia-Afrika), dan yang dapat menguasai pulau dunia adalah akan menguasai dunia.

2) Wawasan Bahari. Wawasan bahari mendasarkan pada konsep kekuatan di lautan. Tokohnya adalah Sir Walter Raleigh (1554-1618) yang menyatakan “ siapa yang menguasai lautan akan menguasai perdagangan, dan siapa yang menguasai perdagangan berarti akan menguasai dunia”. Tokoh lainnya Alfred Thayer Mahan (1840-1914), yang mengemukakan bahwa kekuatan laut sangat vital bagi pertumbuhan, kemakmuran, dan keamanan nasional.

3) Wawasa Dirgantara. Wawasan dirgantara mendasarkan pada konsep kekuatan di udara yang dikemukakan oleh Guilio Douchet (1869-1930), J.F. Charles Fuller (1878-......), William Billy Mitchell (1877-1946), A. Savesnsky (1894-......). menurut konsep ini, kekuatan di udara merupakan daya tangkis yang ampuh terhadap segala ancaman, dan dapat melumpuhkan kekuatan lawan dengan penghancuran sehingga tidak mampu lagi bergerak menyerang.

4) Wawasan Kombinasi. Wawasan kombinasi merupakan integrasi ketiga wawasan, yaitu wawasan benua, wawasan bahari, dan wawasan dirgantara, yang mencakup pula teori daerah batas (Rimland) dari Nicholas J. Spykman (1893-1943). Teori Spykman inilah pada dasarnya yang melandasi wawasan kombinasi, dan banyak memberikan inspirasi kepada negarawan, ahli-ahli geopolitik dan strategi untuk menyusun kekuatan negara dewasa ini.

Paham Kekuasaan menurut para Ahli

Wawasan nasional suatu bangsa dibentuk dan dijiwai oleh paham kekuasaan dan geopolitik yang dianutnya. Beberapa teori paham kekuasaan dan teori geopolitik. Perumusan wawasan nasional lahir berdasarkan pertimbangan dan pemikiran mengenai sejauh mana konsep operasionalnya dapat diwujudkan dan dipertanggungjawabkan.
Teori-teori yang dapat mendukung rumusan tersebut antara lain:

1)Paham Jendral Clausewitz (XVIII)
Pada era Napoleon, Jenderal Clausewitz sempat terusir oleh tentara Napoleon dari negaranya sampai ke Rusia. Clausewitz akhirnya bergabung dan menjadi penasihat militer Staf Umum Tentara Kekaisaran Rusia. Sebagaimana kita ketahui, invasi tentara Napoleon pada akhirnya terhenti di Moskow dan diusir kembali ke Perancis. Clausewitz, setelah Rusia bebas kembali, di angkat menjadi kepala staf komando Rusia. Di sana dia menulis sebuah buku mengenai perang berjudul Vom Kriege (Tentara Perang). Menurut Clausewitz, perang adalah kelanjutan politik dengan cara lain. Baginya, peperangan adalah sah-sah saja untuk mencapai tujuan nasional suatu bangsa. Pemikiran inilah yang membenarkan Rusia berekspansi sehingga menimbulkan perang Dunia I dengan kekalahan di pihak Rusia atau Kekaisaran Jerman.

2) Paham Lucian W.Pye dan Sidney
Dalam buku Political Culture and Political Development (Princeton University Press, 1972 ), mereka mengatakan :”The political culture of society consist of the system of empirical believe expressive symbol and values which devidens the situation in political action can take place, it provides the subjective orientation to politics.....The political culture of society is highly significant aspec of the political system”. Para ahli tersebut menjelaskan adanya unsur-unsur sebyektivitas dan psikologis dalam tatanan dinamika kehidupan politik suatu bangsa, kemantapan suatu sistem politik dapat dicapai apabila sistem tersebut berakar pada kebudayaan politik bangsa yang bersangkutan.

Kamis, 03 Maret 2011

Surat Cinta Seorang Ahli Fisika

Semenjak bertemu denganmu, energi statik benih cintamu telah mengejutkan gaya pegas jantungku, sehingga jantungku berdetak tak beraturan bagaikan gelombang bunyi gendang yang tak beraturan saat aku berada beberapa meter darimu. Refleksi cahaya cintamu telah membunuh urat mataku sehinga membiaskan bayangan wajahmu yang selalu di otakku.

Pancaran Radiasi Pesonamu membuat otakku tidak bisa berpikir rasional, sehingga elektromagnet dalam hatiku terpengaruh gelombang magnet cintamu. Sejak Saat itu, atom-atom penyusun cinta ini kian mengumpul karena gaya listrik statik dan energi Potensial di hatiku.

Saat jauh darimu, partikel-partikel cintaku tidak bisa diam sehinga melakukan tumbukan-tumbukan lenting sempurna dan menghasilkan energi rindu dengan rumus E = MC2, yang mana M adalah Masa waktu dimana semakin lama semakin jauh darimu maka energi rinduku semakin bertambah besar. Sedangkan C adalah Cintaku padamu yang berbanding lurus dengan Energi rinduku.

Usaha untuk memberikan gaya lorenzt-ku padamu telah kuberikan dengan FL = i B Sin ØØ. Mudah-mudahan dengan penurunan rumus cintaku padamu dapat memahami pemuaian cintaku padamu dan peningkatan massa jenis cintaku agar tekanan cinta dalam hatiku bisa setimbang setelah bereaksi dengan cahaya cintamu. Dimana bila FL adalah gaya cintaku padamu akan berbanding lurus dengan i (arus listrik cintaku) dan B adalah besarnya medan magnet dalam hatiku dan arah sudut refleksi cinta dengan Sin.

I intensitas

L listrik
O optik
V kecepatan
E energi

U usaha