Sabtu, 09 April 2011

Asteroid Besar Akan Melintas Dekat Bumi

Tandai kalender pada 8 November 2011. Asteroid YU55 yang berdiameter hampir 400 meter akan melintas sangat dekat dengan Bumi. Jaraknya 0,85 kali jarak Bulan ke Bumi.

Asteroid yang ditemukan 6 tahun yang lalu itu tidak berisiko menabrak Bumi meskipun Minor Planet Center di Cambridge, Massachusetts, Amerika Serikat, memasukkan jalur asteroid itu dalam kategori "asteroid berpotensi bahaya." Asteroid itu tidak dapat dianggap remeh sehingga penelitian perlu dilakukan.

Para ilmuwan berencana untuk membuat model tiga dimensi dari YU55 sekaligus memprediksi densitas dan bentuknya. Saat YU55 berada sangat dekat dengan Bumi, hal itu dianggap sebagai saat yang tepat untuk memulai penelitian.

Dengan mengetahui kecepatan berputar, bentuk, kepadatan, dan informasi lain, ilmuwan dapat mengetahui lokasinya saat tak berada di dekat Bumi. Dengan demikian, model prediksi bisa dibuat untuk meramal posisi asteroid beberapa dekade atau abad ke depan.

AS-Rusia Bikin Pesawat Bertenaga Nuklir

Badan Antariksa Rusia (Roscosmos) dan Badan Antariksa dan Aeronautika Amerika (NASA) sepakat bekerja sama dalam pengembangan mesin bertenaga nuklir untuk pesawat ruang angkasa, menurut laporan beberapa media, Senin (4/4/2011).

Kepala Roscosmos, Anatoly Perminov, seperti dikutip Xinhua di pusat antariksa Kazakh Baikonur, mengatakan, Rusia telah melakukan inisiasi untuk membangun mesin bertenaga nulir bersama dengan NASA hingga 2019 dan menggunakan mesin tersebut untuk penerbangan ke Planet Mars.

Mesin tersebut akan membuat penerbangan ke Mars ditempuh dengan waktu 20 kali lebih cepat, kata Perminov, seraya menambahkan bahwa pertemuannya dengan Kepala NASA, Charles Bolden, dijadwalkan pada 15 April mendatang.

Sementara itu, Perminov membenarkan peluncuran sebuah pesawat tanpa awak untuk mendarat di salah satu satelit planet Mars yang dijadwalkan pada Oktober tahun ini.

Pesawat ruang angkasa Phobos-Grunt akan dikirimkan ke permukaan Phobos, dengan membawa satelit mikro buatan China, YH-1, yang akan menjadi penjelajahan pertama negara itu ke Planet Mars.

Perminov juga mengatakan, Rusia mungkin akan memulai kembali program pariwisata luar angkasa mereka dalam dua tahun, dengan harga tiket yang ditetapkan berada di kisaran 50 juta dollar AS.

Ia menambahkan, Rusia berencana meningkatkan pesawat ruang angkasa Soyuz mereka yang akan diluncurkan mulai tahun 2013 serta mengikutsertakan kosmonot Ukraina dan Kazakhstan sebagai awaknya.

Perminov juga mengungkapkan, rencana Rusia membangun tempat peluncuran tambahan di pusat ruang angkasa Baikonur di Kazakhstan pada akhir 2011.

Selasa (5/4/2011) ini, pesawat ruang angkasa Rusia, Soyuz TMA-21, yang membawa tiga astronot akan diluncurkan dari pusat ruang angkasa Baikonur.

"Donat" di Langit, UFO atau Bukan?

Fenomena penampakan berbentuk donat di angkasa di langit Belgia ditangkap oleh radar cuaca baru-baru ini. Sebelumnya, fenomena yang sama juga pernah ditangkap di Australia pada tahun 2010.

Apa sebenarnya donat angkasa itu? Beberapa orang sempat menyangkanya UFO. Tapi tak perlu takut, sebab donat itu ialah fenomana alam biasa yang disebabkan oleh salju yang mencair di atmosfer.

Marc Dantonio, analis foto dan video dari Mutual UFO Network, mengatakan bahwa donat itu disebut melting circle. Ini terjadi di wilayah yang luas sehingga membentuk anomali berbentuk cincin.

Ketika menangkap citra salju yang mencair, radar tak bisa menangkap area yang berada persis di atas antena, disebut "cone of silence". Akibatnya, terbentuk citra serupa donut dengan bagian tengahnya yang seolah berlubang.

"Radar hanya bisa menangkap bagian luar dari wilayah yang bisa dijangkau, yaitu bagian luar dari donut itu. Sementara, bagian dalam tergantung dari sudut radar mengarah ke angkasa," ucap Dantonio yang organisasinya berupaya memecahkan teka-teki UFO.

Fenomena donut ini hanya satu dari banyak fenomena akibat cuca yang bisa ditangkap oleh radar. Menurut Dantonio, fenomena ini tak seharusnya diidetntikkan UFO, tetapi mestinya dinamai IRA (Identifiable Radar Anomalies).

Fenomena donut ini hanya bisa diamati pada layar radar cuaca. Donut tampak besar pada layar sebab radar memiliki range ukuran yang baik. Jika radar berada di gunung, donut mungkin tampak lebih besar, dengan lubang yang lebih besar pula.

Citra donut angkasa ini hanya tampak sekejap saja di layar radar. Ini disebabkan radar hanya mengemisikan sinyal setiap tujuh detik setiap jamnya.

"Merapi-Merbabu" di Mars

Tak cuma Bumi yang memiliki gunung bertetangga seperti Merapi dan Merbabu, Mars pun demikian. Baru-baru ini, European Space Agency (ESA) merilis citra gunung bertetangga yang terletak di belahan utara planet merah.

Dua gunung tersebut adalah Ceraunius Tholus dan Uranius Tholus. Ceraunius Tholus adalah gunung yang lebih besar dengan wilayah merentang selebar 130 km, tinggi menjulang 5,5 km, dan caldera yang berdiameter 25 km.

Pada gambar tampak puncak Ceraunius Tholus berwarna kelabu, sementara bagian lain yang berwarna violet adalah Kawah Rahe yang berukuran 35 x 18 km. Kawah tersebut diduga terbentuk akibat meteorit.

Uranius Tholus yang lebih kecil berada di 60 km sebelah utara Ceraunius Tholus. Diameter dasar Uranius Tholus mencapai 62 km dengan tinggi 4,5 km. Kawah berdiameter 13 km bisa dilihat di sebelah barat Uranius Tholus.

Bagian dasar caldera yang halus di puncak Ceraunius Tholus mengindikasikan bahwa saat atmosfer Mars berdensitas lebih tinggi, bagian itu merupakan danau. Dugaan lain, caldera bisa hasil pelelehan es yang terbentuk di bawah permukaan.

Selain kedua gunung ini, Mars juga memiliki gunung yang dikenal terbesar di tata surya, yakni Olympus. Pada tahun 2004, Mars Express memberikan gambaran detail gunung-gunung di Mars.

Richard Branson Wujudkan Jet Dasar Laut

Siapa saja yang mengenal Sir Richard Branson tidak akan kaget dengan kabar teranyar ini. Setelah merintis wisata murah ke luar angkasa lewat Virgin Galactic, salah satu pengusaha terkaya dari Inggris itu kini bermimpi bisa menyediakan jet dasar laut untuk membawa pengalaman baru ke tempat yang sulit dijamah.

Branson menamakan proyek barunya sebagai Virgin Oceanic. Nama itu selaras dengan maskapai penerbangannya yang bernama Virgin Atlantic dan proyek wisata luar angkasa Virgin Galactic. Ia memperkenalkan kendaraan yang disebut jet dasar laut yang akan digunakan Virgin Oceanic.

"Kapal sepanjang 18 kaki (5,5 meter) ini bisa menyelam hingga kedalaman 11 kilometer di bawah permukaan laut," kata Branson memperkenalkan jet dasar laut yang dikembangkan Virgin Oceanic pada konferensi pers di Newport Beach, California, Selasa (5/4/2011) waktu setempat.

Kendaraan tersebut berpenumpang tunggal. Branson mengatakan, jet dasar laut Virgin Oceanic sanggup membawa pengendaranya selama seharian di dasar laut dalam. Ia memperkirakan, biaya untuk sekali perjalanan ke palung dasar laut sekitar 10 juta dollar AS (sekitar Rp 86 miliar).

Virgin Oceanic akan melakukan lima kali penyelaman dalam dua tahun ke depan. Sasaran pertama adalah mendekati Palung Mariana di Samudra Pasifik pada kedalaman 36.000 kaki atau sekitar 11 kilometer dari permukaan laut. Branson berencana melakukannya sendiri pada kesempatan kedua ke Palung Puerto Rico di Samudra Atlantik. Daerah lain yang akan dikunjungi adalah Molloy Deep di Laut Arktik, Kutub Utara, Palung South Sandwich, dan Diamantina di Laut Hindia.

"Di sana banyak sekali yang bisa diekplorasi. Begitu banyak yang bisa ditemui," kata Branson. Ia berharap terobosan yang dilakukannya bisa turut menyumbang ilmu pengetahuan yang berguna bagi kehidupan manusia di masa depan.

Terkubur 2.500 Tahun, Otak Masih Utuh

Penemuan otak pada tengkorak berusia lebih dari 2.500 tahun di Heslington Timur, Inggris, mengejutkan dunia. Para ahli organ selama ini yakin, otak merupakan bagian tubuh yang paling cepat rusak dan menjadi cairan sesudah meninggal. Penyebabnya, tingginya kandungan lemak.

"Otak Heslington" itu diteliti tim Universitas Bradford, Inggris, sejak ditemukan tahun 2008. Sonia O'Connor, pimpinan peneliti, mengatakan, otak itu berasal dari tahun 673-482 sebelum Masehi, milik pria berusia 26-45 tahun yang mati digantung atau dipenggal kepalanya.

Tak ada tanda pengawetan seperti pada mumi. Diperkirakan, otak itu segera dikubur dalam tanah basah setelah kematian. Tanah basah membuat oksigen tak bisa masuk sehingga menghindari pembusukan. Kemungkinan lain, pemilik otak punya penyakit tertentu atau ada perubahan fisiologis tubuh yang memengaruhi otak, misalnya kelaparan sebelum mati.

Telur Dinosaurus Mongolia Dipamerkan

Sebuah telur dinosaurus kini tengah dipamerkan di Buryatia Natural Science Museum di Ulan-UIde, 5.000 km timur Moskwa, Rusia. Ilmuwan menduga, telur tersebut merupakan milik dinosaurus Ornithopod yang hidup 100 juta tahun yang lalu.

Pejabat departemen kebudayaan Bryatia mengatakan, "Telur ini relatif dalam kondisi yang baik dan mungkin memiliki embrio yang terpelihara sangat baik, terlihat jelas perbedaannya dengan telur lain dari warna dan bentuknya."

Ornithopod yang memiliki telur ini diduga hidup di wilayah yang kini dikenal dengan Mongolia. Daerah Mongolia sendiri kini terkenal sebagai tempat penemuan fosil hewan purba yang kadang terletak berdekatan dengan telurnya.

Namun, jangan kira Rusia mendapatkan telur dinosaurus ini dari ekspedisi ilmiah. Rusia mendapatkannya dari seorang pria berkebangsaan Polandia yang kebetulan melewati perbatasan Rusia pada tahun 2009.

Saat melewati perbatasan, diketahui bahwa dalam kendaraan pria Polandia tersebut terdapat peninggalan prasejarah berupa telur dinosaurus. Petugas Rusia pun lantas mengambilnya dan menyerahkannya ke museum.

Si pria Polandia sendiri mendapatkan telur itu dari temannya. Ia cuma diminta oleh kenalannya yang juga dari Polandia untuk membawa kotak berisi barang pribadi. Ia tak pernah menduga bahwa isi kotak itu adalah peninggalan yang berharga.